Banyuwangi merupakan kota kecil di ujung timur Pulau Jawa dengan potensi pariwisata yang luar biasa, salah satunya adalah Kawah Ijen yang terkenal akan blue fire-nya. Menarik karena di dunia hanya ada 2 blue fire, yaitu di Indonesia dan Islandia.
Untuk bisa menikmati pesona Kawah Ijen dengan api birunya yang menyala terang, wisatawan perlu menghabiskan waktu sekitar 3-4 jam mendaki. Umumnya, pendakian dimulai pada jam-jam setelah tengah malam, yaitu antara pukul 1-2 dini hari, karena selain memburu blue fire, wisatawan juga tertantang untuk menyaksikan indahnya matahari terbit dari puncak Gunung Ijen yang berada pada ketinggian 2.443 mdpl ini.

 

Sekilas, area seluas 3,8 hektare ini tampak seram dan angker. Bagaimana tidak, ada sekitar 50 pohon trembesi tua tumbuh di sini. Saking tuanya, pohon-pohon raksasa tersebut sebagian besar diselimuti benalu dan tumbuhan pakis. Area yang mirip hutan mini ini memang sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda.
Berada di sebuah daerah bernama Benculuk, Kecamatan Cluring, Banyuwangi, Taman Jawatan yang kini berganti nama menjadi De Djawatan ini cukup ramai dikunjungi wisatawan. Ada yang datang untuk mengabadikan eksotisme tempat ini, ada pula yang sekadar bersantai menikmati kesegaran suasana, jauh dari hiruk-pikuk perkotaan.